Mountain AddictTravel Tips

Persiapkanlah 7 Hal Berikut Sebelum Mendaki Gunung

7 Hal yang harus dipersiapkan sebelum mendaki gunung. Agar rencana yang telah dibuat dapat berjalan dengan lancar dan aman...

Mendaki Gunung, merupakan sebuah aktivitas yang penuh resiko .
Resiko besar, bahkan menyangkut nyawa penggiatnya .

Oleh karena itu,
Kita perlu mempersiapkan segala hal untuk meminimalisir serta mengantisipasi resiko tersebut .

Bagi Kalian yang suka mendaki gunung, pasti mengetahui hal tersebut .
Dimana kegiatan ini membutuhkan kondisi fisik yang prima. Serta kesadaran akan bahaya-bahaya yang akan dihadapi saat mendaki .

Karena pada hakikatnya, Gunung bukanlah habitat manusia.
Berada di tempat yang bukan habitatnya, mengharuskan manusia untuk belajar beradaptasi dan bertahan hidup.

Bagaimana kita menghadapi dan mengantisipasi bahaya tersebut ?
Tentu dengan perencanaan dan persiapan yang matang …
… serta mengenali darimana bahaya itu berasal .

 

Ada 2 faktor terjadinya bahaya saat mendaki gunung, Faktor Internal dan Faktor Eksternal .

Faktor Internal : Adalah bahaya yang bersumber dari pendaki itu sendiri, seperti rasa takut yang berlebihan, panik, penyakit pribadi dan sebagainya.

Faktor Eksternal : Adalah bahaya yang berasal dari alam pegunungan, termasuk cuaca ekstrim yang bisa saja menjadi bencana secara tiba-tiba.

 

Sedikit Contoh mudahnya, kita coba dengan logika …

Kita ingin ke suatu tempat menggunakan kendaraan.
Kita sadar jalan menuju kesana berbahaya, mulai dari jalan licin, gelap, razia dan sebagainya.

Apakah kita akan tetap jalan dengan apa adanya tanpa persiapan ?
Nggak kan, kita pasti mempersiapkan hal-hal yang mungkin saja terjadi di jalan tersebut .
mulai dari mengecek kondisi kendaraan, ban, lampu, serta surat-surat yang diperlukan .

Begitupun dengan mendaki gunung.
Dengan kita mengenali dan menyadari adanya bahaya yang mengintai..
kita bisa mudah mempersiapkan segala sesuatu untuk mengantisipasinya..

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas mengenai ..
Cara mudah merencanakan pendakian gunung dengan konsep 5W+1H ..

Masih ingat 5W+1H ?

Kalau males baca atau tidak sempet baca, singkatnya seperti ini.

What?   : Gunung apa yang akan didaki ?
Why?     : Kenapa ingin mendaki gunung tersebut ?
Where? : Dimana Lokasi gunung tersebut ?
When?   : Kapan kita mendaki gunung tersebut ?
Who?     : Siapa saja yang ikut mendaki ?
How?     : Bagaimana mempersiapkan pendakian tersebut ?

Nah, pada artikel ini, kita akan mengulas lebih spesifik mengenai persiapan pendakian…
Agar rencana yang telah dibuat dapat berjalan dengan lancar dan aman…

Berikut adalah 7 Hal yang harus dipersiapkan sebelum mendaki gunung.

1. Kenali Gunung yang akan kita kunjungi

Ini adalah hal paling dasar yang seharusnya kita persiapkan .
Yaitu mengenali Gunung yang akan di kunjungi.

Kata kenal disini, bukan berarti hanya mengetahui nama dan ketinggian gunung tersebut .

Kita harus mengenali lokasi pendakian, jalur pendakiannya, perizinannya, sumber daya alamnya.
bahkan kalau perlu, kenali sumber daya manusianya, adat istiadat masyarakatnya, hingga sejarahnya.

Jalur pendakian setiap gunung itu tidaklah sama…

Ada yang mudah, landai, sejuk, lembab, banyak sumber air, jalurnya jelas…
Tapi banyak juga yang ekstra sulit, terjal, gersang, tidak ada sumber air, dan jalurnya tertutup semak belukar.

Agar lebih mudah dalam mencari informasi tentang gunung tersebut…
Kita perlu mengetahui apa saja yang perlu kita pelajari dari gunung yang dituju..
Diantaranya adalah .

1.1 Lokasi Gunung yang dituju

Cari tahu dimana lokasi gunung tersebut, dimana basecamp/lokasi awal pendakiannya.

Dengan begitu, kita akan mengetahui akses untuk menuju kesana..
Naik Bus, Kereta, Pesawat, atau harus menyewa kendaraan pribadi.

1.2 Jalur Pendakian Gunung yang dituju

Dengan mengetahui jalur pendakian di gunung yang dituju …
kita bisa mengetahui perlengkapan seperti apa yang perlu dipersiapkan .
Kita bisa memperkirakan kesulitan yang akan dihadapi, dan lebih waspada .

1.3 Sumber Daya Alamnya

Cari tahu juga tentang sumber daya alam di gunung tersebut.
Bagaimana sumber airnya, banyak atau tidak ada sama sekali .
Bagaimana kondisi alamnya, mendukung untuk di daki, atau justru dalam kondisi Siaga.

1.4 Perizinan Mendaki Gunung yang dituju

Perlu diingat, syarat dan perizinan untuk mendaki gunung itu berbeda-beda.

Contohnya.
– Gunung Gede Pangrango, membutuhkan simaksi (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi)
– Gunung Raung, membutuhkan surat pengantar kepolisian
– Atau gunung guntur yang cukup datang, isi data sesuai ktp, dan langsung mendaki.

Jadi persiapkanlah segala persyaratan perizinan untuk memasuki kawasan gunung yang dituju.
Jangan lupa izin kepada sanak saudara dan keluarga, ini izin mutlak yang wajib didapatkan sebelum pergi mendaki.

2. Cek Kondisi Cuaca di sekitar Gunung yang di tuju

Sangat penting untuk mengetahui kondisi cuaca di gunung yang dituju.
Karena cuaca akan sangat mempengaruhi pendakian yang dilakukan.

Pilihlah waktu yang tepat dimana cuaca di sekitar gunung yang di tuju itu mendukung.

Di Indonesia, Musim pendakian terbaik jatuh pada bulan Juni-Oktober .
Pada bulan tersebut kita akan menemui banyak pendaki di terminal, stasiun, hingga di puncak gunung.

Karena bulan tersebut sudah memasuki musim kemarau dan cenderung cerah.

Untuk mencari informasi mengenai cuaca , kita bisa menghubungi basecamp pendakian di gunung tersebut.
Atau mencari informasi lebih lanjut melalui website prakiraan cuaca seperti BMKG.go.id , Weather.com , dan lainnya.

3. Berapa Besar Kelompok pendakian

Ketahui dengan jelas berapa banyak individu yang ikut mendaki.
Data satu persatu setiap individu yang ikut mendaki.

Hal ini akan memudahkan kita untuk menentukan beberapa hal, seperti.

  • Tenda yang harus dipersiapkan berapa banyak.
  • perbekalan yang harus dibawa apa saja.
  • hingga pembagian tugas yang harus dilaksanakan masing-masing individu.

Mengetahui kondisi kelompok juga akan membantu si pemimpin mengatur pendakian..
Apakah kesulitan jalur pegunungan harus disesuaikan dengan kelompok.
Atau sebaliknya, seluruh kelompok harus menyesuaikan diri dengan kondisi jalur pendakian.

Yang perlu diperhatikan adalah, jangan mendaki seorang diri.

Walaupun sudah banyak yang melakukan dan berhasil..
hal ini sangat tidak direkomendasikan dan terlalu beresiko..

Standard minimal peserta pendakian adalah 3 orang.
Dengan formasi seperti itu, tugas setiap individu dapat dikoordinir..

dan jika ada sesuatu yang tidak diinginkan saat pendakian berlangsung…
maka salah satu dari 3 orang tersebut bisa mencari bantuan..

Contohnya .

1 orang terluka, dan tidak memungkinkan untuk dibawa turun secara langsung karena kondisi fisik yang tidak mendukung..
1 orang bisa menemani dan menjaga kondisi pendaki yang terluka ..
dan 1 orang lainnya mencari pertolongan agar si pendaki yang terluka dapat segera di evakuasi.

4. Persiapkan Perlengkapan Pendakian

Ketika kita sudah memutuskan untuk mendaki gunung…
Maka sudah seharusnya kita mengetahui apa saja perlengkapan yang dibutuhkan..

Hal ini diperlukan agar pendakian terasa nyaman dan tetap aman..
Agar tidak ada yang tertinggal, buatlah checklist perlengkapan sebelum mendaki..
sehingga kita mengetahui perlengkapan apa saja yang sudah siap dan belum ada..
dan tidak membawa peralatan lain yang tidak bermanfaat bagi pendakian…

Berikut adalah list perlengkapan dasar Mendaki Gunung.

Perlengkapan utama

  1. Carrier / Daypack
  2. Sepatu Gunung + Kaos kaki
  3. Jaket Gunung
  4. Jas Hujan / Ponco
  5. Celana lapangan (Quick Dry)
  6. Baju lapangan (Quick Dry)
  7. Headlamp / senter
  8. Topi Rimba
  9. Sarung Tangan
  10. Tenda + Flysheet
  11. Tali Webbing
  12. P3K / obat-obatan pribadi
  13. Oksigen portable
  14. Trashbag (Kantong Sampah)

Perlengkapan Masak

  1. Kompor + Bahan Bakar
  2. Nesting
  3. Pemantik api / korek
  4. Sendok & Garpu
  5. Pisau lipat
  6. Gelas / Mug / Termos
  7. Wadah Air ( Drigen / Botol )
  8. Trashbag (kantong sampah)

Perlengkapan Tidur

  1. Matras
  2. Sleeping Bag
  3. Kaos / Baju tidur
  4. Celana panjang
  5. Kaos Kaki wool
  6. Sarung / kain
  7. Kupluk / buff / slayer

Perlengkapan Darurat

  1. Kompas
  2. Peta topografi
  3. GPS
  4. Alat Tulis (bukan untuk corat coret pohon)
  5. Survival Kit

Perlengkapan Ekstra

  1. Trackpool / Tongkat
  2. Tas Lipat
  3. Sunblock
  4. Speaker portable
  5. Power Bank
  6. Gebetan

5. Persiapan Logistik pendakian

Di dalam tas kita, sudah ada perlengkapan yang membutuhkan ekstra tenaga untuk membawanya..
belum lagi perjalanan yang menguras keringat serta energi yang berlebih..

Oleh karena itu, kita perlu perbekalan yang mampu menggantikan energi dan tenaga yang terkuras..

Kita membutuhkan logistik yang mengandung karbohidrat serta berprotein ..
Misalnya, Nasi, telur, roti, buah-buahan dan sebagainya…

 

 

Begitu juga dengan air, pastikan bekal air yang dibawa mencukupi kebutuhan kita…

mulai dari perjalanan naik, masak, hingga turun ke basecamp pendakian…

6. Persiapkan Fisik dan Mental

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa mendaki gunung membutuhkan fisik yang prima…
Kita membutuhkan tenaga ekstra yang jauh lebih besar dibanding kegiatan sehari-hari…
oleh karenanya, kita butuh persiapan fisik yang mendukung..

Caranya ?

Kita bisa melatih fisik kita dalam 1-2 minggu sebelum pendakian dengan olahraga ringan…
Seperti lari pagi (Jogging) ataupun bersepeda..

Jika bisa rutin tanpa keperluan mendaki, itu lebih baik …

Karena saat mendaki, fisik kita akan digembleng dengan perjalanan puluhan kilometer..
dengan beban di punggung yang mencapai 1/3 berat tubuh kita…

7. Pastikan keluarga / teman dekat mengetahui rencana pendakian

Selain teman yang ikut mendaki, keluarga ataupun teman dekat pun harus mengetahui rencana pendakian kita.
Jadi bukan hanya sekedar izin mendaki, tetapi juga memberi tahukan keseluruhan rencana pendakian…
bersama siapa saja kita mendaki, kapan mulai naik dan kapan turun ,,,

Untuk apa ?

Jika ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi (amit-amit) …
keluarga yang mengetahui rencana pendakian dapat memutuskan tindakan selanjutnya dengan sigap ..

Contohnya …

Ketika kita mendaki, sampai di basecamp kita sms keluarga bahwa kita akan naik hari ini dan turun esok hari …
Ketika turun, berikan kabar kembali bahwa kita sudah sampai di basecamp dan siap untuk pulang kerumah…

Dengan begitu, keluarga pun tidak akan mengkhawatirkan keadaan kita diluar sana…

Dan jika terjadi sesuatu…
Seandainya dalam 24 – 48 jam kita tidak memberikan kabar kepada keluarga..
mereka akan mengetahui bahwa ada sesuatu yang terjadi dalam pendakian yang dilakukan..
sehingga mereka bisa segera menghubungi basecamp untuk tindakan lebih lanjut..

Gimana ? Sudah Siap Mendaki Gunung ?

Sampai disini, kita sudah tahu apa saja persiapan sebelum mendaki gunung, yaitu :

  1. Kenali Gunung yang dituju
  2. Cek Kondisi Cuaca
  3. Cari Teman Mendaki
  4. Ceklist Perlengkapan Mendaki
  5. Siapkan Logistik yang tepat
  6. Siapkan Fisik & Mental
  7. Beri kabar pada Keluarga

: NOTE :

Mendakilah dengan Bijak, minimal dengan melakukan 3 hal berikut :

– Jangan Ambil Sesuatu kecuali Gambar / Don’t take anything but picture
– Jangan Tinggalkan sesuatu kecuali jejak / Don’t leave anything but footprints
– Jangan Bunuh sesuatu kecuali waktu / Don’t Kill anything but times

GUNUNG BUKAN TEMPAT SAMPAH

Jika ada hal yang kurang dimengerti, ada kritik dan ide lain seputar kegiatan alam bebas.
Jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar.

… Baca Juga :

Silahkan share artikel ini jika bermanfaat, dan tolong diperbaiki melalui komentar jika ada penulisan ataupun kalimat yang salah.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Salam lestari dan selamat mendaki.

Tags

Lensa Kusam

Lensa Kusam ... Blog panduan , Tips , dan Catatan petualangan. Mengupas tuntas pembahasan tentang pendakian gunung, fotografi, blogging, dan editing video.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: