Mountain AddictTravel Tips

Panduan Dasar Mendaki Gunung Untuk Pemula

... Mendaki gunung itu merupakan hal yang penuh resiko dan tidak akan pernah berubah. Siapapun dan sesering apapun kita mendaki gunung, kegiatan ini tetaplah sebuah kegiatan beresiko tinggi.

Mendaki Gunung…
… Dalam beberapa tahun terakhir sempat menjadi trend bagi sebagian besar anak muda di Indonesia.

Ada beberapa hal yang memicu pertumbuhan minat dalam kegiatan ini…
… Salah satunya adalah perkembangan teknologi.

Seperti platform media sosial, media chatting, dan kemudahan pencarian informasi di internet.
Satu yang paling menarik perhatian adalah munculnya film ataupun program bertema petualangan di Indonesia .

Beberapa hal tersebut mendorong munculnya ribuan group dan komunitas pendaki di Indonesia.

Namun sayangnya…

… Dari banyaknya group dan komunitas yang memberikan edukasi serta pemahaman kegiatan luar ruang…
Lebih banyak group dan komunitas yang seakan menunjukkan bahwa mendaki gunung itu hal yang mudah tanpa resiko.

Yang hanya menunjukan keindahan alam tanpa adanya edukasi dan peringatan .
Kemudian mengundang munculnya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Yang mendaki hanya untuk kesenangan pribadi, mencorat-coret sana sini, Buang sampah sembarangan.

Maling di Gunung
Terciduk .. yang kenal Tag aja langsung IG-nya biar di blacklist and kapok

Saat mereka pulang dan berhasil memuaskan hasratnya untuk mendaki..
… Yang tanpa tanggung jawab…
… Mereka kembali mengajak oknum lainnya dengan mengupload fotonya di media sosial.

Dalam beberapa artikel yang pernah saya temukan, ada yang mengatakan :

  • Naik Gunung itu bukan lagi hal yang ekstrim
  • Belum keren kalau belum mendaki gunung.
  • Anak gaul sekarang mainnya bukan ke mall, tapi ke gunung.

Kenyataannya…
… Mendaki gunung itu merupakan hal yang penuh resiko dan tidak akan pernah berubah.
Siapapun dan sesering apapun kita mendaki gunung, kegiatan ini tetaplah sebuah kegiatan beresiko tinggi.

Bicara mengenai Resiko dalam kegiatan mendaki gunung…
… Maka tidak akan lepas kaitannya dari unsur keamanan dan keselamatan.

Tentu hal ini sangat berbahaya, bahkan mengancam nyawa penggiatnya.

contoh bahaya yang tersorot portal berita

Begitu banyak kasus kecelakaan yang terjadi, disebabkan oleh pendaki itu sendiri .
Dan sebagian besar dari resiko itu bisa dilihat langsung melalui media televisi maupun media sosial .

 

coba kita perhatikan kembali …
… Berapa banyak pendaki yang sudah menjadi korban kecelakaan, bahkan meninggal dunia saat mendaki gunung .

Saya Pribadi bukan pendaki gunung…
Bukan pecinta alam.
Bukan dari organisasi..
ataupun instansi yang berkaitan dengan kegiatan alam bebas (outdoor activity).

Tapi saya berharap tulisan ini mampu memberikan manfaat.
Baik dalam kegiatan mendaki gunung, traveling, ataupun kegiatan alam bebas lainnya.

Terutama bagi yang baru terjun dalam dunia pendakian gunung …

Agar tidak membingungkan dan mudah dimengerti.
Panduan Mendaki Gunung ini saya buat dalam beberapa tahap / BAB .

Di Tahap awal…
… Saya akan membahas hal-hal dasar mengenai kegiatan alam bebas.
Yang seharusnya dipahami oleh seseorang sebelum ia melakukan kegiatan ini.

Saat Mendaki Gunung…
Ada 4 hal dasar yang seharusnya diketahui dan dipahami pendaki gunung, yaitu :

  1. Mengetahui manfaat dan tujuan mendaki gunung
  2. Mengetahui kemampuan dasar yang harus dimiliki pendaki gunung
  3. Mengetahui faktor-faktor bahaya saat mendaki gunung
  4. Mengetahui dan menjalani Etika Mendaki Gunung

Selengkapnya, mari kita perjelas satu persatu.

1. Manfaat dan Tujuan Dasar Mendaki Gunung

Sebelum kegiatan mendaki gunung menjadi ramai seperti saat ini…
… Banyak teman-teman yang bertanya kepada saya.

“Ngapain si Naik Gunung ?
Apa si enaknya naik gunung? cape doang. “

macem-macem dahh, dan mungkin kalian juga sering ngerasain.

beberapa tahun kemudian…
… muka mereka muncul di media-media sosial…
…dengan background puncak gunung.

hadeehhh.. dulu katanya cape doang buat sampe kesitu.
haha, disitu kadang saya merasa sedih..

Sekarang saya balik bertanya, ngapain kalian naik gunung ?
cuma buat fotoin kertas pake nama orang ?…

Gak salah dan itu wajar untuk mengungkapkan rasa puas dan bangga…
Dengan catatan, kertasnya dibawa pulaaang.. !

Inii mah, Abis di foto, tuh kertas di lempar-lempar…
Gak ada kertas, batu dicorat coret..
… pohon di ukir-ukir.

Padahal Jika dilakukan dengan tujuan yang benar…
… Ada ribuan manfaat dari sebuah pendakian gunung.

… Manfaat tersebut saya bagi dalam 2 kategori.

1A.  Manfaat Langsung

Manfaat langsung ini…
… Dapat dirasakan secara langsung oleh si pendaki itu sendiri.
Tapi kembali lagi, tergantung tujuan si pendaki.

Ada beberapa aspek yang akan langsung dirasakan oleh pendaki gunung.

1A.1. Manfaat bagi Fisik

Bagi pendaki…
Semakin sering ia mendaki gunung, maka ketahanan fisiknya akan semakin meningkat.
Reflek dan kesigapan dalam pekerjaan maupun keseharian juga dapat dirasakan.

Selain itu, kekuatan, kelenturan, serta kecepatan otot nya pun meningkat.
Terutama di bagian kaki.

 

1A.2. Manfaat Bagi Mental

Bukan hanya fisik yang dapat dirasakan manfaatnya…
mental pendaki pun ditempa sedemikian rupa oleh perbedaan suhu ekstrim.

Pengalaman mendaki gunung…
Membuat mental pendaki itu menjadi sosok yang tangguh dan pantang menyerah.
Dan mengajarkannya sifat-sifat kebaikan…
… seperti rasa sabar, tabah, setia kawan, jujur, dan cinta lingkungan.

 

1A.3. Manfaat Intelektual

Saat mendaki gunung…
Ada beberapa kondisi yang mengharuskan pendaki memikirkan cara untuk bertahan hidup.

Dalam keadaan tersebut…
… Ia akan mempelajari lingkungan sekitar, kondisi tubuhnya, dan kreativitas.

Dalam kondisi yang tenang ditengah hijaunya suasana pegunungan…
… Gak jarang pendaki yang mendadak jadi puitis dan juga pintar merangkai kata-kata.

Yang mengartikan bahwa intelektual pendaki pun terasah dalam kegiatan ini.

 

1B. Manfaat Tidak Langsung

Manfaat tidak langsung…
… Adalah manfaat yang tidak disadari oleh pendaki itu sendiri.
padahal ia membawa manfaat bagi alam sekitar dan masyarakan umum.

Misalnya…
… Pendakian gunung yang bertujuan untuk kebutuhan survey atau penelitian ilmiah .

manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar adalah hasil dari penelitian tersebut.
masyarakat jadi mengetahui hal yang sebelumnya tidak diketahui.

Contoh lainnya yang sangat terkenal adalah ekspedisi everest oleh kopassus.

Secara tidak langsung…
Ekspedisi tersebut memberikan prestasi dan mengangkat derajat bangsa Indonesia keseluruhan.

Jika melihat manfaat yang seharusnya didapatkan.
Maka tujuan dasar pendakian seharusnya tidak menyimpang dari manfaat tersebut.

Misalnya, mendaki untuk mempelajari kondisi alam di sekitar.
mendaki untuk mempelajari informasi sejarah dan kondisi perekonomian masyarakat…
… Yang paling dasar adalah mendaki untuk melatih diri sendiri ( dalam rangka olahraga )

 

2. Kemampuan Dasar Pendaki Gunung

Mendaki gunung…
… Bukan hanya sekedar kegiatan berjalan kaki naik turun gunung.
Bukan hanya sekedar arena mencari hiburan, ataupun mencari kesenangan pribadi.

Mendaki Gunung adalah kegiatan alam bebas yang penuh dengan resiko dan bahaya.
Hal tersebut menuntut persiapan dan kesiapan para penggiatnya.

Sudah seharusnya, seorang pendaki mempelajari kemampuan dasar pendakian gunung…
… Yaitu :

2A. Kemampuan Teknis

 

Kemampuan ini berhubungan erat dengan cara mendaki…
… Serta cara mengoperasikan perlengkapan pendakian.

Jangan Mendaki Gunung…
… Jika tidak mengerti cara memasang tenda, cara menyalakan kompor, dan sebagainya.

 

 

2B. Kemampuan Fisik

 

Kemampuan yang satu ini wajib diasah dan di ketahui oleh masing-masing pribadi.
Karena tanpa dukungan fisik yang fit…
… pendakian akan dirasakan sangat berat.

Oleh karenanya…
Ukurlah kemampuan fisik kalian sendiri.

karena hanya kalian yang mengerti dengan jelas kondisi fisik tubuh secara keseluruhan.

Kalau memang tidak kuat, dan sudah terlalu lemah…
Katakan kepada team dan jangan nekat memaksakan diri.

Karena kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Bukan hanya diri sendiri yang akan menerima akibatnya…
… Tetapi juga pendaki di sekitarnya.

 

2C. Kemampuan Manusiawi / Mental

Kemampuan ini tumbuh dalam pribadi masing-masing pendaki.
Semakin sering diasah…
… Peningkatan dari kemampuan ini sangat bermanfaat bagi pendaki itu sendiri.

Kemampuan ini mencakup luas akan keseluruhan sikap si pendaki.
Seperti rasa percaya diri, kesabaran, konsentrasi, kemandirian, dan keinginan kuat.

1 hal yang harus dimiliki seorang pendaki adalah …
… kemampuan untuk dipimpin dan memimpin.

jangan maunya mimpin doang, giliran dipimpin malah ngerasa dia lebih tau dari si pemimpin.
Kalaupun ego pribadinya memang tinggi, hilangkan sejenak saat mendaki.

 

2D. Kemampuan Memahami Lingkungan

Bukan hanya kondisi pribadi yang harus diperhatikan…
… lingkungan alam pun butuh perhatian.

kemampuan ini adalah pengembangan dari sikap kewaspadaan akan bahaya alam.

Memahami lingkungan alam sekitar, bagaimana kondisinya, cuacanya, dan jalur pendakiannya.
ini akan membantu kalian agar tetap waspada akan bahaya dari alam sekitar.
Yang memang bukan habitat manusia untuk hidup di dalamnya.

 

3. Faktor-faktor Bahaya dalam kegiatan Mendaki Gunung

Seperti yang sudah saya sebutkan di awal artikel ini…
… Peminat dari kegiatan ini semakin meningkat, begitupun dengan berita negatifnya.

Meningkatnya berita mengenai kecelakaan yang terjadi di dunia pendakian…
… Menimbulkan beberapa pertanyaan dalam pemikiran saya .

  • Bagaimana sebenarnya persiapan mereka dalam melakukan pendakian gunung ?
  • Apakah kecelakaan-kecelakaan itu berasal dari faktor alam ?
  • atau justru karena kelalaiandari pendaki itu sendiri ?

Coba kita lihat data yang ada di situs urbanhikers.id  …
Disana admin menyebutkan bahwa ada 2 kematian pendaki setiap bulannya.

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun ..
Semoga amal ibadah mereka diterima, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan..
Dan kita yang menjadi saksi, dapat mengambil pejalaran yang mereka berikan secara tidak langsung.

Dari data yang dikumpulkan dalam 4 tahun terakhir di situs tersebut…
lebih dari 60% faktor Penyebab kematian pendaki di pegunungan berasal dari faktor intern…
Kelelahan, hypotermia, serangan jantung, terjun bebas, tersesat karena melalui jalur ilegal dan sebagainya.

Jika kita melihat dari penyebabnya..
… faktor bahaya dalam kegiatan mendaki gunung hanya terbagi 2 kategori.

… Bahaya Internal dan Bahaya Eksternal …

 

3A. Bahaya Internal

Bahaya internal adalah potensi bahaya yang berada dibawah kendali si pendaki itu sendiri.
Bahaya ini, seharusnya bisa diminimalisir dan masih dapat diantisipasi.

Beberapa Faktor yang memungkinkan terjadinya bahaya dari internal, Yaitu :

  • persiapan yang minim bahkan salah (tidak dipersiapkan dengan baik)
  • Tidak menguasai perlengkapan pendakian dengan baik.
  • Salah memilih perlengkapan ( pake bikini di gunung, cuma bawa sarung buat tidur, dsb)
  • Ambisi dan Keingingan yang over, tanpa memikirkan kondisi tubuhnya yang sudah lemah .
  • Nekat

 

3B. Bahaya Eksternal

Bahaya eksternal adalah potensi bahaya yang berasal dari alam dan lingkungan sekitar.
Potensi bahaya ini memang sulit dihindari jika kita menghadapinya secara langsung.

… Misalnya :

  • Kondisi cuaca yang tiba-tiba memburuk dan mengancam
  • Diserang binatang buas yang kelaparan
  • Longsor, Gunung Meletus, dan sebagainya .

Untuk mengantisipasi kedua faktor bahaya tersebut.
persiapkanlah segala sesuatunya dengan matang dan lengkap.

Jangan Berjudi dengan Alam dan mempertaruhkan Nyawa sendiri .

 

4. Etika Pendaki Gunung

Mendaki Gunung bukanlah Fasilitas Pribadi …
… yang mana kalian merasa bebas karena sudah membayar biaya masuk.

Mendaki gunung butuh etika, sopan santun..
… Serta bertanggung jawab dalam melakukannya.

Bukan hanya sekedar naik turun gunung dan berfoto-foto ria….
… Kemudian merusak dan meninggalkan sampah setelahnya .

Di Kalangan para pecinta alam, ada sebuah kalimat bijak yang begitu populer, yaitu :

  • Jangan Ambil Sesuatu kecuali Gambar / Don’t take anything but picture
  • Jangan Tinggalkan sesuatu kecuali jejak / Don’t leave anything but footprints
  • Jangan Bunuh sesuatu kecuali waktu / Don’t Kill anything but times

Dengan kalimat tersebut…
… Seharusnya kita menyadari bahwa mendaki gunung itu butuh tanggung jawab besar.
Mendakilah dengan bijak seakan kita bertamu ke rumah orang tua.

Sederhananya..
… Mari kita aplikasikan kedalam kehidupan pribadi.

Anggaplah gunung itu rumah kita dan pendaki adalah tamu di rumah kita .

– Bersediakah kita jika ada tamu yang datang mencorat coret tembok rumah kita, walau hanya tanda tangan?
– Bersediakah kita jika ada tamu yang tiba-tiba membunuh peliharaan kita, walau hanya seekor lalat?
– Bersediakah kita jika ada tamu yang datang mengambil sesuatu milik kita, walau hanya mantan? #ehh

Cobalah instrospesksi diri sebelum mengklaim diri kita sebagai pendaki.

itulah Sedikit Pengetahuan Dasar Mendaki Gunung versi lensa kusam…

… Baca Juga :

Jika ada hal yang kurang dimengerti, kritik dan ide lain seputar kegiatan alam bebas…
… Jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar.

Silahkan share artikel ini jika bermanfaat, dan berikan caci maki anda di kolom komentar jika saya salah.

" class="pin-it-button" count-layout="vertical">

Semoga bermanfaat.
Terima Kasih,

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Salam lestari dan selamat mendaki.

Tags

Lensa Kusam

Lensa Kusam ... Blog panduan , Tips , dan Catatan petualangan. Mengupas tuntas pembahasan tentang pendakian gunung, fotografi, blogging, dan editing video.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: