Mountain AddictPulau Jawa

Jalur Pendakian Gunung Sumbing Via Garung Lama

Gunung tertinggi ke-2 di Jawa Tengah

Gunung Sumbing merupakan salah satu gunung di Jawa Tengah yang terletak diantara 3 Kabupaten….
… Yaitu Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo.

Titik tertinggi gunung sumbing, tercatat pada ketinggian 3.371 meter diatas permukaan laut.
Hal tersebut menjadikan Gunung Sumbing sebagai gunung tertinggi ke-2 di Jawa Tengah. Dan juga gunung tertinggi ke-3 di Pulau Jawa…
setelah Gunung Semeru (3.676 mdpl) dan Gunung Slamet (3.428 mdpl) .

Gunung Sumbing berdiri tegak bersebelahan dengan Gunung Sindoro.

Di kalangan pendaki gunung Indonesia…
… Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro ini disebutkan sebagai Gunung Kembar…
… Layaknya Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Untuk melakukan pendakian ke Gunung Sumbing, ada beberapa Jalur pedakian…
… Seperti Jalur Cepit Parakan, Jalur Bowongso, Jalur Kaliangkrik, Jalur Banaran, dan 1 Jalur yang paling populer …
… Yaitu Jalur Pendakian Gunung Sumbing Via Desa Garung (jalur lama), Wonosobo .

Perlu di konfirmasi, Saya sudah tidak lagi di Kutu Gunung dan kembali berjalan sendiri dengan nama Lensa Kusam. Jadi gak usah pada nanyain tentang Kutu Gunung lagi. Segala sesuatu yang berhubungan dengan Kutu Gunung saat ini telah lepas dari tanggung jawab saya. Terima Kasih

Jalur Pendakian Gunung Sumbing Via Garung ini selain populer juga menjadi jalur favorit bagi para pendaki di Indonesia.. Termasuk saya .

Kenapa ?

  • Akses Transportasi sangat mudah
  • Jalur Pendakiannya jelas dan terbuka
  • Tersedia ojek dari basecamp menuju POS 1
  • Para Penghuni basecamp yang ramah tamah

TRANSPORTASI MENUJU BASECAMP GUNUNG SUMBING VIA GARUNG

Untuk mencapai basecamp pendakian Gunung Sumbing via Desa Garung terbilang sangat mudah…
… Karena dekat dengan jalan utama yang menghubungkan antara Wonosobo dan Magelang .

DARI JAKARTA

Untuk menuju basecamp pendakian Gunung Sumbing via Garung…
… kita cukup naik bus dari Jakarta menuju Wonosobo dengan tujuan akhir Terminal Mendolo, Wonosobo.

Saya merekomendasikan naik Bus Sinar Jaya aja…
… Bisa dari Kp. Rambutan, Bekasi, atau Pool bus terdekat dari rumah kalian .

Setelah sampai di Terminal Mendolo, kita harus menyambung angkutan dengan bus umum jurusan Magelang…
kemudian turun di Desa Garung.
Knek Bus biasanya sudah mengerti dan mengetahui lokasi turun pendaki.

Bilang aja sama Knek busnya kalau kita mau ke Gunung Sumbing.
( Patokannya Bank BRI Garung )

Dari Jalan Utama, cukup berjalan kaki menuju basecamp yang berjarak kurang lebih 200 meter .

Perkiraan Biaya Transport sampai basecamp yaitu :

Bus dari Jakarta ke Wonosobo : Rp 85.000 – Rp 150.000
Angkutan umum Wonosobo – Magelang : Rp 8.000 – 15.000

BASECAMP GARUNG

Sesampainya di basecamp pendakian Gunung Sumbing via Garung…
.. Kita bisa istirahat sejenak ataupun mempersiapkan kembali kebutuhan logistik sebelum melakukan pendakian

Fasilitas Basecamp :

  • Ruang Istirahat yang cukup luas
  • Menyediakan Makanan & Minuman
  • Tersedia banyak kamar kecil sehingga tidak perlu takut antri
  • Tempat parkir dan penitipan barang
  • Menjual berbagai accesories gunung sumbin
  • Menyediakan jasa ojek menuju POS 1 Malim

Untuk memenuhi kebutuhan logistik, kita bisa mencarinya di pasar dekat dengan jalan utama.

Oiya, perlu diketahui bahwa sumber air di Gunung Sumbing hanya ada di kaki Gunung…
… Sekalipun ada di jalur, itu sangat sulit untuk dijangkau.

Jadi sebaiknya kalian mempersiapkan persediaan air yang cukup untuk perjalanan naik & turun dari basecamp

.

JALUR PENDAKIAN GUNUNG SUMBING VIA GARUNG

BASECAMP – POS 1 MALIM

Waktu Tempuh : 1-2 Jam (jalan kaki) atau 15 Menit (naik ojek)

Dari Basecamp menuju Pos 1…
… Kita akan melewati jalan aspal di desa garung sebelum masuk ke kawasan ladang penduduk…
… Yang jalurnya berupa bebatuan dan mulai agak menanjak .

Dibelakang jalur pendakian…
Kita dapat menyaksikan pemandangan indah Gunung Sindoro yang berdiri tegak…
Seakan memanggil kita untuk turun kembali dan menyapanya .

Jika kita ingin menghemat tenaga sampai di POS 1 Malim…
… Kita bisa menggunakan jasa ojek dari basecamp, dengan tarif Rp 25.000 .

Pos 1 Malim merupakan pintu masuk hutan yang terdapat sebuah shelter…
… Untuk para pendaki beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Di Hari weekend, akan ada beberapa pedagang makanan ringan dan minuman hangat disini .

POS 1 MALIM – POS 2 GENUS

Waktu tempuh : 1-2 Jam

Setelah melewati Pos 1 Malim Kita akan mulai memasuki hutan…
… Dengan jalur tanah yang sangat licin jika hujan, karena merupakan jalur air.

Dalam menuju POS 2…
lutut kita akan digenjot oleh tanjakan yang tiada habisnya…
Dan hanya beberapa persen saja jalur bonus yang bisa dikatakan landai.

Disini kita juga akan menemui beberapa persimpangan yang terkadang membingungkan…
Tetapi jangan khawatir, karena jalur tersebut akan tetap menuju 1 jalur yang sama.

Pos 2 Genus hanya berbentuk sebidang tanah datar…
… Yang bisa digunakan untuk beristirahat sejenak sambil membuka sedikit perbekalan…
manfaatkan waktu disini untuk mengisi tenaga sebelum melanjutkan perjalanan ke Pos 3.

POS 2 GENUS – POS 3

Waktu tempuh : 1-2 Jam

Menuju Pos 3, merupakan jalur terberat di jalur pendakian Gunung Sumbing via Garung…
… Track akan semakin menanjak dan licin, terlebih jika hujan…
Harus ekstra hati-hati karena jalur akan menjadi super licin dan berbahaya ketika hujan.

Sebelum mencapai POS 3…
Kita akan menghadapi 1 tanjakan terakhir yang cukup menyebalkan…
Tapi Ngangenin.

Apalagi kalau hujan…
trak ini akan berubah menjadi arena perosotan para pendaki…

Kalau Kemarau, track ini akan berubah menjadi jalur berdebu yang cukup mengganggu pernafasan .

Sesampainya di Pos 3…
Kita bisa beristirahat sejenak di sebidang tanah datar dan sedikit teduh…
sebelum melanjutkan ke campground di atas bukit yang terlihat dari POS 3 ini.

POS 3 – PESTAN

Waktu tempuh : 30 menit – 1 Jam

Dari Pos 3 sampai ke Pestan, kita masih akan tetap menghadapi tanjakan curam nan licin…
Namun disini jangan patah semangat.

… Karena jalur ini sudah mulai terbuka dan kita bisa melepaskan lelah sedikit demi sedikit…
… Dengan memanjakan mata melihat pemandangan indah ke arah Gunung Sindoro .

Setelah melewati tanjakan yang cukup melelahkan itu…
… Kita akan sampai di tanah lapang yang cukup luas.
Disini kita bisa mendirikan tenda dan beristirahat.

Ini Pestan ?

Bukan…
Pestan ada diatas tanah lapang tersebut yang berjarak sekitar 5-15 menit.

Karena kondisinya yang terlalu terbuka tanpa perlindungan sedikitpun…
maka tidak direkomendasikan mendirikan tenda di Pestan…

Lebih baik mendirikan tenda dibagian bawah pestan yang masih terlindung oleh pepohonan.

PESTAN – WATU KOTAK

Waktu tempuh : 2 – 3 Jam

Selepas Pestan, jangan mengharapkan jalan akan menjadi landai…
… Karena kita akan tetap berada pada jalur yang menanjak.
Bedanya, kali ini jalur yang dilalui adalah jalur berbatu.

Sebelum mencapai Watu kotak…
kita akan menemui kawasan dengan bebatuan besar yang bernama pasar watu.

Disini, Banyak sekali pendaki yang keliru…
dengan mengikuti jalur yang lurus menanjak keatas bukit…
jangan keatas.

Dari Pasar Watu…
Kita harus sedikit turun kekiri memutari bukit.

Disini terdapat sedikit bonus jalan landai…
…Yang berjarak sekitar 35 meter… Lumayan laah

Kemudian kembali menanjak dengan jalur yang dipenuhi bebatuan cadas dan agak licin.

Di Watu Kotak, kita juga bisa mendirikan tenda….
… Kalau masih cukup ruang, karena disini hanya cukup untuk mendirikan 2-3 tenda saja.

WATU KOTAK – PUNCAK

Waktu tempuh : 1 – 2½ Jam

Jalur pendakian dari Watu Kotak masih di dominasi oleh jalur berbatu…
… Semakin keatas akan semakin berbahaya dengan bebatuan besar dan terjal.

Yang perlu diperhatikan disini adalah hati-hati melangkah…
… karena banyak sekali pendaki yang cidera ringan di bagian engkel karena salah melangkah.

Sebelum mencapai Puncak…
Kita akan menemui sebuah persimpangan yang mengarahkan ke 3 puncak yang berbeda…
… ke kiri akan menuju spot foto Batu Singa, lurus ke puncak buntu, dan ke Kanan akan menuju ke Puncak Kawah.

Ada 1 puncak lagi yang tertinggi…
Yaitu puncak rajawali…

untuk menuju puncak rajawali disarankan untuk menggunakan perlengkapan safety…
… Karena jalur yang dilalui cukup curam dan berbahaya.

Itulah sedikit penjelasan saya mengenai Jalur Pendakian Gunung Sumbing Via Garung.

Secara Singkat, Jalur Pendakian Gunung Sumbing via Garung lama itu :

  • Mudah diakses
  • Basecamp cukup nyaman dengan berbagai fasilitas yang diberikan
  • Tidak ada sumber air di sepanjang jalur pendakian
  • Terdapat ojek dari basecamp menuju pos 1
  • Jalur pendakian didominasi oleh tanjakan terjal
  • pestan bagian bawah, merupakan lokasi camp yang direkomendasikan
  • memiliki 3 puncak, Puncak Buntu, Puncak Kawah, dan Puncak Rajawali
  • Total waktu tempuh dari basecamp ke puncak sekitar 6-12 Jam

ESTIMASI BIAYA UNTUK MENDAKI GUNUNG SUMBING

Dari Jakarta Pulang Pergi :

  • Bus AKAP Jakarta ke Wonosobo : Rp 100.000 – Rp 115.000
  • Bus dari Terminal Mendolo ke Garung : Rp 10.000 – Rp 15.000

Total Pulang pergi = Rp 220.000 – Rp 260.000

Retribusi Pendakian = Rp 15.000 /pendaki

ESTIMASI WAKTU UNTUK MENDAKI GUNUNG SUMBING

Dari Jakarta Pulang Pergi :

  • Bus AKAP Jakarta ke Wonosobo : 8 – 10 Jam
  • Bus dari Terminal Mendolo ke Garung : 20 – 45 menit

Pendakian dari Basecamp ke puncak :

  • Basecamp ke Pos 1 ( jalan kaki ) : 1 – 2 jam
  • Basecamp ke Pos 1 ( Ojek ) : 15 menit
  • Pos 1 Malim ke Pos 2 Genus : 1 – 2 Jam
  • Pos 2 Genus ke Pos 3 Seduplak Roto : 1 – 2 Jam
  • Pos 3 ke Pestan : 30 menit – 1 Jam
  • Pestan ke Watu Kotak : 2 – 3 Jam
  • Watu Kotak ke Puncak : 1 – 2½ Jam

Total : 7 – 12 jam perjalanan

TIPS UNTUK MENDAKI GUNUNG SUMBING via GARUNG LAMA

  • Persiapkan logistik dengan baik, terutama air, karena tidak ada air di sepanjang jalur pendakian
  • persiapkan perlengkapan yang safety untuk keamanan dan kenyamanan selama mendaki
  • pilihlah waktu pendakian yang tepat, jangan di musim hujan karena sangat licin dan rawan badai.
  • Jangan memaksakan diri untuk mendaki jika kondisi cuaca dan tubuh tidak mendukung.
  • Bawa kembali Sampah yang kalian hasilkan selama pendakian…

karena…

GUNUNG BUKAN TEMPAT SAMPAH

Mendakilah dengan Bijak, minimal dengan melakukan 3 hal berikut :

– Jangan Ambil Sesuatu kecuali Gambar / Don’t take anything but picture
– Jangan Tinggalkan sesuatu kecuali jejak / Don’t leave anything but footprints
– Jangan Bunuh sesuatu kecuali waktu / Don’t Kill anything but times

Jika ada pertanyaan lain, silahkan tuliskan di kolom komentar atau hubungi saya melalui email ke ubay@lensakusam.id

Semoga Bermanfaat, selamat mendaki, dan salam lestari .

Tags

Lensa Kusam

Lensa Kusam ... Blog panduan , Tips , dan Catatan petualangan. Mengupas tuntas pembahasan tentang pendakian gunung, fotografi, blogging, dan editing video.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
%d blogger menyukai ini: